5 Langkah Mudah Memulai Bisnis Dengan Status Mahasiswa

by - Juli 25, 2018



Kamu masih mahasiswa dan berniat punya usaha? Tapi bingung gimana caranya?  Tidak perlu risau tidak perlu bimbang. Justru kamu bisa memanfaatkan  status mahasiswa untuk mempermudah mewujudkan mimpi menjadi pengusaha.  Banyak yang berpikiran memulai usaha akan menyita banyak waktu, tenaga, pikiran dan tentu saja finansial. Apalagi untuk mahasiswa yang notabene waktunya sudah tersita banyak untuk ngampus dan nugas kira-kira bisa nggak ya punya usaha? Mengingat dompet mahasiswa juga terbatas isinya, karena rata-rata masih tersimpan di ATM (Anjungan Tunai Mama) hehe.
Pertanyaannya, bagaimana memulai usaha saat masih menjadi mahasiswa? Nah, berikut 5 langkah memulai usaha dengan memanfaatkan status mahasiswa.

1. Mulailah pikirkan ide usaha yang akan kamu jalani

Sumber: www.kompasiana.com


Rencanakan ide bisnismu dari produk atau jasa yang akan kamu jadikan usaha. Bisa dari kebiasaan atau passion kamu atau memanfaatkan peluang di lingkungan sekitar. Misalnya nih, hobi kamu di olahraga sepak bola ada banyak peluang usaha yang dapat dijadikan usaha. Sebagai contoh, bisa jadi kamu menjual kaos jersey custom atau jersey dari club-club terkenal. Bisa buka toko offline maupun online yang jual sepatu bola. Dan masih banyak peluang lain dari sepakbola yang dapat dimanfaatkan sebagai bisnis.
Cara lain untuk mengetahui peluang apa yang bagus dijadikan bisnis yaitu dengan melakukan survey ke teman-temanmu. Karena masih mahasiswa, cobalah lakukan survey di kampus. Amati dan perhatikan apa saja yang bisa dijadikan peluang usaha. Produk atau jasa apa yang teman-teman sekitar butuhkan dan dapat kamu kembangkan jadi bisnis. Survey dilakukan bisa menggunakan kuisioner atau lebih praktis dengan bertanya langsung dengan mengambil beberapa sample orang.
Selain melakukan survey, kamu juga bisa browsing atau mencari inspirasi usaha dari internet ya. Mengamati tren apa saja yang sedang berkembang dan dapat dijadikan peluang untuk menghasilkan uang.

2. Cari partner yang akan diajak bisnis

Kalau ini partner bisnis sekaligus partner hidup 


Memulai start up bisnis rasanya lebih berat jika harus dilakukan sendiri. Oleh karena itu kamu butuh partner yang bisa diajak susah seneng bareng. Partner bisnis bisa dari teman, saudara atau bahkan kamu sengaa mencari oran yang baru kenal untuk kamu ajak berbisnis. Semuanya itu sah-sah aja. Tapi harus ingat, siapapun yang dijadikan partner tetap harus profesional ya. Buat strukutr yang jelas antara kamu dan partner. Struktur itu yang akan menentukan kerja nantinya. Misalnya, kamu jadi CEO (Chief Excecutive Officer) terus partner kamu jadi baigan keuangan atau kepala produksi atau lain-lain sesuai kesepakatan antara kalian. Diskusikan ide bisnismu bersama partner. Saran serta masukan dari partnermu akan membantu bisnismu berkembang.
Jika partner bisnismu adalah teman satu kampus maka usahakan yang berbeda jurusan kuliahnya ya. Sebab, jika jurusan temanmu berbeda maka kemungkinan keahliannya juga berbeda. Nah, ini bagus untuk membentutk tim. Tim yang solid tentu saja yang masing-masing anggotanya memiliki peranan. Sebagai contoh, kamu berasal dari jurusan management ekonomi maka kemungkinan besar kamu bisa dalam hal management bisnis. Tim mu yang lain ternyata berasal dari jurusan akuntansi maka dalamm pengelolaan keuangan dapat diandalkan. Ada lagi yang berasal dari jurusan teknik informatika maka keahliannya tentang IT kemungkinan lebih besar daripada yang berasal dari jurusan lain. Meskipun jurusan kuliah tidak menjamin bakat atau skill seseorang namun paling tidak kalian saling mengerti ilmu dasarnya. Dan yang terpenting dapat menjadi sarana penerapan ilmu dari materi perkuliahan yang sudah didapatkan selama ini.

3. Riset produk atau jasa yang akan dijadikan usaha


Salah satu menu yang akan dijual


Setelah ide dan partner bisnis beres langkah selanjutnya adalah riset produk. Sebagai pelaku bisnis maka tidak boleh sembarangan dalam mengeluarkan produk atau jasa tanpa merisetnya terlebih dahulu. Lakukan percobaan berulang-ulang hingga berhasil. Pasikan riset produkmu hingga sesuai standar an gkamu inginkan. Berikanlah sample kepada beberapa orang dan mintalah pendapatnya. Buat catatan yang menjaddi kekurangan dan kelebihan produkmu.

4. Tulislah bisnis plan dan bisnis model kanvas

Contoh Business Plan
Sumber: www.dictio.id


Bisnis plan adalah rencana bisnis tertulis yang dapat berfungsi bagai pengingat langkah-langkah bisnis dan target apa saja yang akan dicapai. Bisnis plan ini dibuat harus dengan sungguh-sungguh lho ya. Soalnya bisnis plan ini nanti sangat berguna sekali membantu step by step kamu saat menjalankan bisnis. Tentu saja sebuah bisnis tidak akan melesat langsung berhasil begitu saja, namun ada proses yang harus dijalani terlebih dahulu. Bisnis plan ini dapat membantu langkah-langkah apa saja  sebuah bisnis tidak akan melesat langsung berhasil begitu saja, namun ada proses yang harus dijalani terlebih dahulu. Bisnis plan ini dapat membantu langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan dan sesuai rencana yang sudah kamu tulis pada bisnis plan.
Selain bisnis plan kamu juga bisa membuat bisnis model kanvas. Apa lagi itu ya? Bisnis model kanvas adalah kerangka bisnis yang dapat menganalisa kekurangan dan kelebihan dari bisnismu. Mengetahui kekurangan dan kelebihan bisnismu akan sangat membantu mengenal lebih jauh resiko bisnis yang akan kamu hadapi. Analisa dengan cermat dan mendalam ya, sehingga kekurangan  yang ada di bisnis kamu bisa dicarikan solusinya. Begitupun dengan kelebihannya. Kelebihan bisnis kamu dapat dijadikan kekuatan sebagai pembeda dari pesaingmu.

5. Buatlah proposal untuk mencari pendanaan ide bisnismu

Contoh Proposal Usaha
Sumber: www.gultomlawconsultants.com


Masalah modal rupanya menjadi alasan klasik hampir semua pebisnis pemula terutama mahasiswa nih hehe. Memang benar, sebuah bisnis pasti membutuhkan modal. Nah sekarang pertanyaannya, apakah modal itu harus selalu besar? Atau apakah modal itu harus selalu kita sendiri yang mengeluarkan uang? Kabar baiknya adalah ternyata modal tidak harus selalu berjumlah besar dan tidak selalu harus diri sendiri yang mengeluarkan uangnya. Wah, gimana caranya ya?
Mahasiswa adalah status yang sangat menguntungkan untuk memulai bisnis. Banyak sekali program pendanaan yang siap mengucurkan dana untuk kamu para mahasiswa yang ingin berwirausaha. Kesempatan ini jangan sampai kamu lewatkan. Carilah program pendanaan kewirausahaan. Tulis proposal bisnismu. Konsultasikan dengan dosen yang kamu anggap paham mengenai pemulisan proposal bisnis, atau kamu bisa belajar sendiri lewat senior maupun internet. Setelah menulis proposal, mulailah ajukan proposal bisnismu ke berbagai program pendanaan. Dicoba aja semuanya ya, sampia benar-benar dapat. Selamat mencoba!!!

You May Also Like

0 komentar